Sunday, October 13, 2013
Wednesday, July 17, 2013
Monday, July 15, 2013
siklus ideal Otto Cycle
Untuk
memindahkan pesawat melalui udara, dorong yang dihasilkan oleh beberapa jenis
sistem propulsi. Dimulai dengan penerbangan pertama Wright bersaudara, banyak
pesawat terbang telah menggunakan mesin pembakaran internal untuk mengubah
baling-baling untuk menghasilkan daya dorong. Hari ini, pesawat penerbangan
atau swasta yang paling umum yang didukung oleh pembakaran (IC) mesin internal
seperti mesin dalam mobil keluarga Anda. Ketika membahas mesin, kita harus
mempertimbangkan baik operasi mekanik mesin dan proses termodinamika yang
memungkinkan mesin untuk menghasilkan karya yang bermanfaat. Pada halaman ini
kita mempertimbangkan termodinamika mesin IC empat-stroke.
Untuk
memahami bagaimana sistem propulsi bekerja, kita harus mempelajari
termodinamika dasar gas. Gas memiliki berbagai khasiat yang dapat kita amati
dengan indera kita, termasuk p tekanan gas, T temperatur, massa, dan volume V
yang mengandung gas. Hati-hati, observasi ilmiah telah menetapkan bahwa
variabel ini terkait satu sama lain, dan nilai-nilai sifat ini menentukan
keadaan gas. Sebuah proses termodinamika, seperti pemanasan atau kompresi gas,
mengubah nilai-nilai variabel negara dengan cara yang dijelaskan oleh hukum
termodinamika. Pekerjaan dilakukan oleh gas dan panas yang ditransfer ke gas
tergantung pada awal dan akhir negara dari gas dan proses yang digunakan untuk
mengubah negara. Hal ini dimungkinkan untuk melakukan serangkaian proses, di
mana negara tersebut berubah selama setiap proses, tapi gas akhirnya kembali ke
keadaan semula. Seperti serangkaian proses yang disebut siklus dan membentuk
dasar untuk operasi mesin pengertian.
Pada
halaman ini kita membahas Siklus Termodinamika Otto yang digunakan di semua
mesin pembakaran internal. Angka ini menunjukkan diagram p-V dari siklus Otto.
Menggunakan tahap sistem penomoran mesin, kita mulai di kiri bawah dengan Tahap
1 menjadi awal langkah isap mesin. Tekanan dekat tekanan atmosfer dan volume
gas adalah minimal. Antara Tahap 1 dan Tahap 2 piston ditarik keluar dari
silinder dengan katup intake terbuka. Tekanan tetap konstan, dan volume gas
meningkat sebagai bahan bakar / campuran udara ditarik ke dalam silinder
melalui katup intake. Tahap 2 dimulai langkah kompresi mesin dengan penutupan
katup intake. Antara Tahap 2 dan Tahap 3, piston bergerak kembali ke dalam
silinder, volume gas berkurang, dan meningkatkan tekanan karena pekerjaan
dilakukan pada gas oleh piston. Tahap 3 adalah awal dari pembakaran campuran
bahan bakar / udara. Pembakaran terjadi sangat cepat dan volume tetap konstan.
Panas dilepaskan selama pembakaran yang meningkatkan baik suhu dan tekanan,
sesuai dengan persamaan keadaan. Tahap 4 dimulai stroke tenaga mesin. Antara
Tahap 4 dan Tahap 5, piston didorong ke arah poros engkol, volume peningkatan,
dan tekanan jatuh sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh gas pada piston. Pada
Tahap 5 katup buang dibuka dan sisa panas dalam gas ditukar dengan lingkungan.
Volume tetap konstan dan tekanan menyesuaikan kembali ke kondisi atmosfer.
Tahap 6 dimulai knalpot stroke mesin selama piston bergerak kembali ke dalam
silinder, volume berkurang dan tekanan tetap konstan. Pada akhir knalpot
stroke, kondisi telah kembali ke Tahap 1 dan proses berulang.
Selama
siklus, pekerjaan dilakukan pada gas oleh piston antara tahap 2 dan 3.
Pekerjaan ini dilakukan oleh gas pada piston antara tahap 4 dan 5. Perbedaan
antara kerja yang dilakukan oleh gas dan kerja yang dilakukan pada gas adalah
daerah tertutup oleh kurva siklus dan merupakan karya yang dihasilkan oleh
siklus. Pekerjaan kali tingkat siklus (siklus per detik) adalah sama dengan
listrik yang dihasilkan oleh mesin.
Daerah
tertutup oleh siklus pada diagram PV sebanding dengan kerja yang dihasilkan
oleh siklus. Pada halaman ini kami telah menunjukkan siklus Otto ideal di mana
tidak ada panas yang masuk (atau meninggalkan) gas selama kompresi dan daya
stroke, tidak ada kerugian gesekan, dan pembakaran sesaat terjadi pada volume
konstan. Pada kenyataannya, siklus yang ideal tidak terjadi dan ada banyak
kerugian yang terkait dengan setiap proses. Kerugian ini biasanya dicatat oleh
faktor efisiensi yang berkembang biak dan memodifikasi hasil yang ideal. Untuk
siklus yang nyata, bentuk diagram PV mirip dengan ideal, tapi daerah (kerja)
selalu kurang dari nilai ideal.
Monday, June 24, 2013
Boeing Utang Budi ke IPTN
PABRIK BOEING
Agung H Soehedi dan anaknya Nauval Fitriyadi Soehedi
Kebanggaan dan Kegundahan Orang-orang Indonesia di Boeing
Dari 30-an orang Indonesia yang bekerja di Boeing, banyak yang menduduki posisi vital. Berikut laporan SUHENDRO BOROMA, direktur Manado Post (Grup Sumut Pos) yang mengunjungi markas pabrik pesawat tertua di dunia itu di Seattle bersama Lion Air.
MIMPI buruk itu menghampiri Agung H Soehedi seiring dengan terjadinya serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat. Pria kelahiran Temanggung, Jawa Tengah, 8 Mei 1963 tersebut harus kembali kehilangan pekerjaan.
Ya, tragedi yang menewaskan lebih dari tiga ribu jiwa itu membuat banyak orangn
menghindari transportasi udara. Akibatnya, permintaan pesawat menurun drastis dan itu memaksa Boeing, pabrik pesawat tertua di dunia yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat, tempat Agung bekerja selepas dari IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara, kini PT Dirgantara Indonesia, Red), mesti merumahkan banyak karyawan. Agung termasuk salah satunya.
Karena sudah membawa istri dan empat anaknya boyongan ke Seattle, Agung pun mesti memutar otak untuk bertahan hidup. Alumnus Itenas, Bandung, yang keluar dari IPTN sebelum pabrik pesawat terbang satu-satunya di Asia Tenggara itu kolaps akibat krisis moneter, itu pun akhirnya rela bekerja apa saja untuk menafkahi keluarga.
Menjadi tukang cuci mobil, sopir shuttle bus, pengatur dan pembuat taman, tukang memperbaiki rumah, hingga mendirikan perusahan perumahan, semuanya pernah dia jalani. Nah, pada usaha terakhirnya itu Agung menemukan peruntungan. “Usaha saya dan partner maju,” katanya.
Tapi, tetap saja kesuksesan itu tak mampu menghapus kecintaan Agung kepada dunia aeronautika. Meski dua kali mengalami pengalaman pahit, ketika pada 2006 Boeing menawarinya untuk bekerja lagi seiring pulihnya pasar pesawat, Agung tak butuh waktu panjang untuk mengiyakan. “Partner saya tak mau melepas, tapi saya bersikeras kembali ke Boeing,” ujarnya.
Pilihan itu terbukti tepat. Di industri pesawat yang didirikan William Boeing itu karir Agung terus menanjak, meski bisnis bersama sang partner tadi tetap dijalankan. Kini alumnus SMAN 3 Bandung tersebut menduduki jabatan structural analysis engineer. Pesawat produksi Boeing yang pernah ditangani sektor stress analysis-nya adalah Boeing 737 dan Boeing 757.
Agung adalah satu di antara sekitar 30 orang Indonesia yang kini berkarir di Boeing. Mayoritas jebolan IPTN alias PT DI. Mereka tersebar di berbagai departemen. Bukan hanya di urusan teknis, tapi ada juga yang bekerja di bagian keuangan.
Dari ke-30 orang itu, tak sedikit pula yang menduduki posisi bergengsi atau berpengaruh karena skill yang mereka miliki. Agung, misalnya, ketika hendak dipindah ke pembuatan Boeing 777, dengan tegas menolak.
“Saya bilang mau keluar kalau dipaksa pindah,” kisahnya. “Bos saya bilang, sama sekali tak terpikirkan Anda keluar dari Boeing,” lanjutnya.
Itu menunjukkan kapasitas dan kualitas Agung yang sangat dihargai di Boeing. Sama halnya dengan Tonny Soeharto. Lulusan ITB 1982 itu menduduki posisi lead engineer-MB production support engineering Boeing 777. Pada pembuatan pesawat berbadan lebar untuk penerbangan lintas benua yang sangat diminati pasar itu, Tonny dipercaya menjadi pimpinan di salah satu bagian yang vital.
“Tak terbayangkan kita orang Indonesia membawahkan orang-orang Amerika di Boeing. Alhamdulillah, itu bisa kami capai di sini,” kata Tonny dengan mata berkaca-kaca.
“Mereka respek dan menghargai kemampuan kita, orang Indonesia. Saya juga dengan bangga bilang sebagai alumnus IPTN,” lanjut pria yang mempersunting gadis asal Bangkalan, Madura, itu.
Agung dan Tonny memang sama-sama mengakui bahwa apa yang mereka capai saat ini tak lepas dari latar belakang pengalaman mereka di IPTN. Bekerja di perusahaan yang identik dengan mantan Presiden BJ Habibie itu sangat berjasa dalam pembentukan kualitas dan kapabilitas. Dengan kata lain, IPTN telah menempa mereka hingga memiliki kualitas dunia untuk bidang teknologi pembuatan pesawat.
“Di sini (Boeing), menyebut IPTN tidak meragukan. Memudahkan untuk diterima,” kata Agung dan Tonny yang ditemui di tempat terpisah di Seattle.
Yang bukan alumnus IPTN pun tak kalah membanggakan prestasinya. Misalnya, Bramantya Djermani. Dia kini menjadi satu-satunya orang Indonesia yang terlibat dalam pembuatan pesawat Boeing tercanggih, Boeing 787 Dreamliner.
Dreamliner menggunakan bahan dasar komposit. Pesawat ini paling ringan di antara semua jenis pesawat komersial yang pernah ada dan paling hemat bahan bakar.
Meski belum dilepas ke pasaran, pesanan kepada Boeing sudah menumpuk, mencapai 800-an unit. “Untuk saat ini masih dalam tahap persiapan,” kata Bram yang langsung bekerja di Boeing begitu lulus dari University of Foledo, Ohio.
Di pembuatan pesawat berjuluk Boeing Next Generation itu, Bram memegang jabatan industrial engineer. “Saya berusaha menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Untuk karir saya dan mudah-mudahan menyumbang bagi nama baik Indonesia,” katanya.
Atas kemampuan masing-masing, orang-orang Indonesia di Boeing rata-rata sudah hidup mapan di negeri Paman Sam. Gaji pokok mereka berkisar USD 200.000 per bulan (sekitar Rp1,86 miliar). Itu belum termasuk tunjangan dan penghasilan tambahan lain-lain.
Agung, contohnya, punya dua rumah yang megah. “Rumah saya seperti jadi tempat berkumpul mahasiswa asal Indonesia dan tempat penitipan barang-barang mereka,” katanya saat menjamu penulis di salah satu rumahnya di kawasan Way, Kent, Washington.
Tonny juga sudah berhasil menuntaskan kuliah anak tertuanya di University of Washington (UW), Seattle. Si sulung yang beristrikan perempuan Vietnam itu kini mengikuti jejak ayahnya sebagai engineer.
Anak kedua memilih jurusan arsitek di perguruan tinggi yang sama. “Alhamdulillah, kami juga terus berusaha membantu siapa saja anak Indonesia yang kuliah di sini (Seattle dan sekitarnya),” ujar Tonny.
Di luar Agung, Tonny, dan Bram, masih ada Kholid Hanafi yang berada di bagian pembuatan Boeing 737 dan Maurita Sutedja yang berkarir di departemen keuangan. Sulaeman Kamil, mantan direktur teknologi IPTN dan pernah menjadi asisten Menristek-kepala BPPT, juga bekerja di Boeing.
“Intinya, kami semua bangga,” kata Bram. “Kami membuktikan bahwa orang Indonesia tidak kalah dengan warga Amerika atau bangsa-bangsa lain di dunia,” lanjutnya.
Namun, di balik kebanggaan itu juga tersembul kegundahan. “Sedih karena semua kemampuan iptek yang kami miliki tak bisa dikembangkan atau dipakai di tanah air,” kata Tonny.
“Potensi dan kemampuan anak-anak Indonesia tak kalah. Sayang ndak bisa diaplikasikan di tanah air. Tidak ada ruang dan wadah yang cocok bagi penerapan dan pengembangan teknologi dirgantara di Indonesia,” tambah Bram.
Bahkan, kalau saja IPTN tak kolaps akibat krisis moneter yang bermula dari mismanajemen dan konsistensi mengembangkan produksi mereka seperti CN315, N250, dan N2130, Agung yakin perusahaan pelat merah itu akan menguasai pasar yang kini dikangkangi ATR. ATR adalah anak perusahaan saingan Boeing, Airbus, yang bermarkas di Toulouse, Prancis.
“Saya prihatin dan sedih,” ujar Agung. Suaranya melemah dan matanya sayu. “Kita seharusnya kini raja di pasar seperti yang dikuasai ATR sekarang.”
Apalagi, BJ Habibie dulu menerapkan teknologi pesawat masa depan yang saat itu belum dimiliki pabrik pesawat lain: fly-by-wire. Boeing sendiri menggunakan teknologi ini untuk pembuatan B777 pada 1994.
Teknologi itu pula yang kini ‘dicuri’ Boeing dan Airbus dalam merancang pesawat-pesawat masa depan. Sesuatu yang lebih dulu diterapkan IPTN pada N2130. “Sedih dan prihatin. Itu tinggal kenangan,” kata Agung, Tonny, dan Bram. (*/jpnn
sumber:www.hariansumutpos.com
Saturday, June 22, 2013
KUMPULAN EBOOK
| NO. | DAFTAR EBOOK | DOWNLOAD |
|---|---|---|
| 1 | Airframe stress analysis and sizing 2st Micahel.C.Y.Niu | Link |
| 2 | Panduan Software catia V6 | Link |
| 3 | Merancang, Merencana Lapangan Terbang M. heru basuki ITB | Link |
| 4 | Aircraft Propulsion Systems Technology and Design | Link |
| 5 | AIRFRAME STRUCTURAL DESIGN | Link |
| 6 | ||
| 7 | ||
| 8 | ||
| 9 | ||
| 10 | ||
| 11 | ||
| 12 | ||
| 13 | ||
| 14 | ||
| 15 | ||
| 16 | ||
| 17 | ||
| 18 | ||
| 19 |
Saturday, February 2, 2013
Friday, December 14, 2012
Fatigue of Structures and Materials by spriger
Merancang, Merencana Lapangan Terbang

Merancang, Merencana Lapangan Terbang | ||||||||||||
Oleh Heru Basuki
|
Thursday, December 13, 2012
Airframe stress analysis and sizing
Bagi yang sedang atau ingin belajar mengenai lebih dalam struktur pesawat terbang dan bagaiman cara menghitung dan menganalisa di setiap airfram pesawat terbang bisa menggunakan referensi buku ini.Dimana sewaktu saya kuliah di jurusan teknik penerbangan di STTA yogyakarta buku ini sangat membantu menyelesaikan soal-soal yang di berikan oleh dosen mekanika struktur dan analisa struktur tentunya lebih ke analisa struktur pesawat.Di dalam bukuu ini sudah di berikan bagaimana cara mengerjakan soal-soal yang begitu sangat rumit bagi orang yang masih awam atau masih dasar dalm pengetahuan mengenai struktur pesawat terbang.Sebetulnya tidak hanya untuk pesawat terbang namun nuga bisa di gunakan untuk perhitungan struktur yang lain yang munkin hampir mirip dengan kontruksi peswat terbang.
saya hanya mencoba berbagi pengetahuan dan ilmu semoga bermanfaat.
buku ini bisa di download di bawah ini:
Bagi yang tak sabar menunggu dan tak mau repot bisa langsung
ikuti langkah berikut di sini...!!
ikuti langkah berikut di sini...!!
Wednesday, December 12, 2012
Ebook Panduan Catia V6
Saturday, November 17, 2012
Vektor Gaya
2.1 Skalar dan vektor
- Skalar.
Skalar adalah kuantitas fisik yang positif atau negatif yang dapat sepenuhnya ditentukan oleh besarnya. Contoh jumlah skalar meliputi panjang, massa, dan waktu.
- Vector.
Vektor adalah kuantitas fisik yang mempunyai besaran dan arah untuk deskripsi lengkap contoh vektor dihadapi dalam statika adalah gaya, posisi, dan momen.bisa di deskripsikan dengan gambar berikut:
dimana arah yang di tunjukkan oleh tanda panah pada A sepanjang garis magnitude merupakan besaran vektor dan sudut ÆŸ antara vektor dan sumbu axis didefinisikan arahan garis kerjanyan atau menunjukkan sudut antar sumbu axis dan garis vektornya.Dimana sense merupakan arahan vektor.
biasnya vektor itu di tuliskan dengan simbol berikut:
2.2 Pengoperasian Vektor
|
- Perkalian dan Pembagian
Vector dengan Skalar A. Jika vektor
dikalikan dengan skalar positif, besarnya meningkat dengan itu jumlah. Bila
dikalikan dengan skalar negatif juga akan mengubah arah vektor. Contoh grafik
dari operasi ini
- Vector Penjumlahan.
Semua jumlah vektor menuruti hukum jajaran genjang
penjumlahan. Untuk mengilustrasikan, dua "Komponen" vektor A dan B dalam gambar 2-3 ditambahkan untuk membentuk "resultan" vector R=A+B dengan menggunakan prosedur berikit:
a. Pertama- tama sambungkan komponen titik (ekor) vektor seperti Gambar 2-3a sehingga menjadi
concurrent,seperti Gambar. 2-3b.
b. Dari kepala B, menarik garis yang sejajar dengan A. Menarik garis lain dari kepala A yang sejajar dengan
B.dan buat dua baris berpotongan di Titik P untuk membentuk sisi yang sejajar.
c. Diagonal dari jajaran genjang yang meluas ke P membentuk R, yang kemudian mewakili vektor resultan
R=A+B pada Gambar .2-3c.
Kita juga dapat menambahkan B ke A, Gambar. 2-4a, dengan menggunakan aturan segitiga, yang merupakan kasus khusus dari hukum jajaran genjang, dimana vektor B ditambahkan ke vektor A dengan cara "head-to-ekor", yaitu, dengan menghubungkan kepala A ke ekor B, Gambar. 2-4b.The R resultan memanjang dari ekor A ke Kepala B. Dengan cara yang sama, R juga dapat diperoleh dengan menambahkan A B untuk,Gambar. 2-4c. Sebagai perbandingan, terlihat bahwa penjumlahan vektor adalah komutatif; dengan kata lain, vektor dapat ditambahkan baik dalam rangka, yaitu,R = A + B = B + A.
Sebagai kasus khusus, jika kedua vektor A dan B adalah collinear, yaitu, baik keduanya memiliki garis yang sama , hukum jajaran genjang dapat mengurangi ke aljabar skalar atau penambahan R=A+B ditunjukkan pada gambar 2-5.
- Vector Pengurangan.
Resultan dari perbedaan antara dua vektor A dan B dari jenis yang sama dapat dinyatakan sebagai
R' = A - B = A + (–B)
Ini jumlah vektor ditunjukkan secara grafis pada Gambar. 2-6. Pengurangan karena itu didefinisikan sebagai kasus khusus dari samping, sehingga aturan penjumlahan vektor juga berlaku untuk vektor pengurangan.
Tuesday, November 13, 2012
Langkah awal memulai Part Design dengan Catia V5R16
1. Menjalankan Catia
langkah menjalankan software Catia:
a. Tekan tombol Start>> All programs>>Catia>>Catia V5R16
b. atau langsung clic catia dari desktop komputer anda
Tampilan screen Catia di bawah ini :
Gambar .1 screen catia
2. Membuka workbench Part Design
Pada saat pertama kali menjalankan software Catia muncul initial screen sebelum masuk ke workbench part design terlebih dahulu screen di kosongkan seperti yang tampak pada gambar.1 diatas
lagkah membuka workbench part design :
Start>>Mechanical Design>>Part Design
Gambar 2. langkah workbench Part Design
setelah melakukan langkah di atas ,akan muncul dialog box seperti di gambar 3 di bawah ini:
Gambar 3. New part dialog box
langkah selanjutnya adalah memulai pengerjaan untuk membuat part design yang akan diterangkan pada halaman lain.
Thursday, April 12, 2012
contoh surat kuasa
SURAT KUASA
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama :
Tempat/Tgl. Lahir :
Tanda Pengenal : KTP/SIM No. ..
Alamat :
Tempat/Tgl. Lahir :
Tanda Pengenal : KTP/SIM No. ..
Alamat :
Memberikan kuasa pengambilan gaji untuk bulan ……….. dikarenakan orang
yang bersangkutan Nama : ……….mengalami halangan (sakit), oleh sebab itu
saya memberikan kuasa kepada :
Nama :
Tempat/Tgl. Lahir :
Tanda Pengenal : KTP/SIM No. ..
Alamat :
Tempat/Tgl. Lahir :
Tanda Pengenal : KTP/SIM No. ..
Alamat :
Demikian Surat Kuasa ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya.
mestinya.
……………………………., 2011 |
.
Penerima Kuasa
(Nama Pemberi Kuasa) | Pemberi Kuasa ( Nama penerima Kuasa) |
Wednesday, April 11, 2012
contoh surat lamaran kerja
PKWT
Hal: Surat Lamaran Yogyakarta , 5 Maret 2011
Kepada Yth:
Store Manager
Mc D Malioboro
Jl.Malioboro 52 - 58
Dengan Hormat,
Sehubungan adanya informasi lowongan yang saya dapatkan, bahwa perusahaan membutuhkan perekrutan pegawai baru khususnya (Part Timer). Saya sangat tertarik dengan posisi ini dan saya berharap Bapak berkenan mempertimbangkan lamaran saya.
Saya sekarang kuliah di STTA Yogyakarta, Fakultas Teknik Jurusan Penerbangan dengan masa studi 3,5 tahun. Usia saya sekarang 20 tahun dan saya belum menikah. Latar belakang pendidikan saya memuaskan dilengkapi dengan kemampuan saya dalam analisa.
Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri ataupun dalam tim dengan baik. Saya yakin dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi perusahaan Bapak.
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan Curriculum Vitae (CV) mengenai data diri saya dan bersama syarat – syarat yang Bapak ajukan. Saya sangat berharap bapak berkenan memberikan kesempatan testing/wawancara kepada saya untuk mengetahui lebih jelas kemampuan dan motivasi saya bekerja di perusahaan Mc D Bapak, Jika Bapak menerima saya, saya akan bekerja sebaik-baiknya.
Atas perhatian yang Bapak berikan, saya ucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
Supriyanto
Thursday, December 8, 2011
Baron is my Beach Slideshow Slideshow
Baron is my Beach Slideshow Slideshow: TripAdvisor™ TripWow ★ Baron is my Beach Slideshow Slideshow ★ to Yogyakarta. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor



















